Muhasabah (bercermin diri)

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته       

Ikhwani rokhimakumulloh,….

Sudah sepantasnya,.. dengan berbagai aktifitas dan kesibukan sehari-hari,.. bersama keluarga,.. sahabat dan tetangga dimanapun kita berada…

Alloh Swt, berpesan dalam sebuah berfirmannya : (QS. Al Hasyr : 18)

يا ايها الذين امنوا اتقوا الله ولتنظر نفس ما قدمت لغد واتقوا الله ان الله خبير بما تعملون

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Pesan untuk Remaja, Pemuda dan untuk kita semua,………

Benarkah,… orang tua kita tidak mau mengerti,… apa yang menjadi keinginan kamu wahai  Remaja dan Pemuda,…!??, Sehingga engkau berani dengan lantangnya menentang kepada kedua orang tuamu….

Apakah kamu tidak merasakan sedikitpun begitu sakitnya seorang Ibu dan Ayah,.. apabila anaknya menentang, berbicara keras dengan ucapan maupun perbuatan….!??

Apakah kamu merasa lebih kuat, gagah, lebih cantik dan lebih pandai ketimbang ke dua orang tuamu,….??! Seberapa besar orang tuamu tidak memperhatikan keinginanmu (katumu),…???

Pantaskah kita berlaku kasar, berkata keras kepada kedua orang tua kita,…??

Rasululloh Saw,.. pernah ditanya oleh salah seorang sahabat,… Wahai Rasululloh,..?

من احق صحا بك   ! يا رسول الله ؟ فقا ل………………

Siapakah orang yang paling berhak kita hormati wahai Rasululloh ? beliau menjawab : Ibumu..! Sahabat mengulangi pertanyaan hingga 3 x, Rasululloh juga menjawabnya dengan jawaban yang sama.

Al Kisah : ada salah seorang sahabat (pemuda) yang sholeh dia patuh dan berbakti kepada orang tuanya, ketika ia pergi haji bersama ibundanya yang sudah renta,.. pemuda itu menggendong ibundanya kesana-kemari untuk melaksanakan ibadah amalan haji dalam waktu musim haji,…..

Lalu pemuda itu menyampaikan kepada Rasululloh perihal berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain), Wahai Rasululloh,.. Saya telah berbakti dan berbuat baik kepada Ibuku,.. saya menggendongnya ketika pergi haji ke Baitulloh, ketika musim haji….!!?

Rasululloh menjawab,… itu belum cukup menggantinya,….

Wahai Remaja dan para Pemuda,……… apakah kalian tidak ingat begitu payahnya orang tua kita terutama ibumu,… selama kurang lebih 9 (Sembilan) bulan mengandungnya, dengan keadaan lemah dan susah payah,…

Setelah dilahirkan,..  kita disusuinya,… hingga beberapa tahun lamanya,… setiap malam ibu kita bangun,… hingga kurang tidur,… mengganti popoknya,.. menyekanya kotoran kita,… dilakukan sepanjang hari dan sepanjang malam hingga bebrapa tahun….!?

Ketika usia mulai memasuki 2-3 tahun,.. kita belum mengetahui apa-apa,.. lalu ibu (kedua orang tuamu) dengan sabar mengajarinya kata satu persatu,…hingga lancar berbicara sampai usia balita,… hingga usia persiapan masuk sekolah dasar/madrasah Ibtidaiyah,…!

Orang tua kita terus dengan sabar mendidiknya,.. merawatnya,.. membimbingnya,.. dengan penuh kasih sayang,…..!!, memberinya dan memberinya lebih banyak lagi ketika kita telah menginjak usia remaja dan dewasa,….

Pantaskah wahai para remaja dan pemuda,… kita berkata keras dan membangkang kepada ke dua orang tua kita, hingga orang tua kita mengelus dada dan menangis sebab sesak dadanya…??

Masih beranikah kita membantah dengan kata yang banyak,.. padahal orang tua hanya mengucapkan beberapa kata-kata saja,… apakah kita lupa,….. dulu merekalah yang telah melatih kita berkata-kata,..??

Wahai remaja dan pemuda,… sadarlah dan kembalilah,.. kepada Ridho orang tuamu,…

Sebab Alloh, Saw,  murka, ketika  melihat seorang anak durhaka kepada ibu-bapaknya,…

Sebagaimana Rasululloh Saw bersabda,..

رضا الله في رضا لولدين وشخط الله في شخط الولدين

Bahwa : “ Keridhoan Alloh tergantung pada keridhoan orang tua dan kemurkaan Alloh tergantung dari kemurkaan orang tua “

Wahai remaja dan pemuda,….. mohonlah maaf dan ampun kepada ibundanya dan kedua orang tuanya,… sebelum terlambat orang tua kalian meninggal dunia,…. Bila orang tua kita meninggal,.. kita belum sempat minta maaf kepadanya,.. celakalah,.. kalian,… akan dilaknati oleh Alloh sepanjang hidupnya di dunia dan di akhirat,…

Laksanakanlah kewajiban-kewajibanmu sebagai seorang muslim/muslimah,…. Sebab engkau adalah seorang mukallaf (yang sudah dikenai hukum Islam),.. seluruh tindakan dan aktifitas telah menjadi resiko pilihan dan tentunya semua akan dipertanggung jawabkan dihadapan Alloh Swt…

Berbegaslah kalian menuju ampunan Alloh, melaksanakan apa yang disyariatkan Alloh melalui Rasulnya kepadamu,…..

Menegakkan shalat 5 waktu,…. Berpuasa bulan |Ramadhan, bayarlah zakat, ketika kamu telah bekerja,… berbuat baiklah kalian kepada orang tua, sesama dan makhluk lain disekitar lingkungan kita,… dan tegakkanlah hukum-hukum Alloh dimana saja kamu berada,…!?

Sebagai tanda mukmin/mukminah,… tentunya tidak ridho kita melihat kemungkaran dihadapan kita,..!?? maka berbuatlah amar ma’ruf  nahi munkar , dengan sekuat tenaga kita untuk menggapai Ridho Alloh Swt…

Disiplin,…jujur,…bersemangat,.. bertawakal dan sabar  adalah bekal kunci sukses menyambut masa depanmu,… tentunya tidak lupa juga dengan bekal ilmu…..

Waktu/masa,…. Sesungguhnya Cuma ada 2 (dua),… yaitu masa dulu dan masa yang kan datang,…

Kita berada pada hari ini,… sebagai start penentu meraih masa depan,….!? Siapa yang leha-leha,.. pasti akan menyesal dikemudian hari,…. Dan siapa yang sungguh-sungguh,… Insya Alloh kelak kita akan meraih kesuksesan dimasa yang akan datang.

Kita wajib berikhtiar dan berdoa,… selanjutnya Alloh Swt, Sang Penentunya, dialah Sang Maha Pengatur di alam jagat raya ini, dialah Al Hakim,… hakim seadil-adilnya,…

Cukuplah hanya kepada Alloh kalian berserah diri dan hanya kepada Alloh pula kalian memohon pertolongan,……

Wallohu ‘alam,…

 

Bogor, 22 Nopember 2011 M

26 Dzulhijjah 1432 H

Abu Mufid

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *