Banyumas Panen Raya Padi Banyumas, Pandan Wangi, Mekongga Intani

“Panen Raya padi Banyumas, Pandan Wangi, Mekongga Intani “

(Masa tanam-panen rata-rata 4 bulan)

Dan berkah di hari Raya Idul Fitri 1439 H

Hari Lebaran, para Petani panen raya Padi Banyumas.  Di Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas. Pertengahan Juni hingga pertengahan Juli 2018, ketika warga (umat Islam)  Karangtalun Kidul Desa Purwojati,  akan menyambut datangnya hari Raya Idul Fitri 1439 H (lebaran), para petani padi disibukan mempersiapkan panen  padi dari sawah tadah hujan.

Padi yang di tanam oleh warga Purwojati Banyumas, jenis padinya :
1.Padi Banyumas, usia tanam-panen kurang lebih 4 bln
2. Padi Mekongga Intani dan Pandan Wangi, rata-rata, 4 bulan.

Keberkahan dan kegembiraan para Petani dari hasil usahanya menanam padi di sawah tadah hujan.

Di tengah-tengah kegembiraan telah sukses menanam padinya, tentunya tidak lepas dari keberkahan dan Maha Pemurahnya Sang Robb (Pengatur alam Jagad Raya) dan pengatur kehidupan umat manusia di dunia. Para Petani bingung mencari tenaga buruh tani untuk memanen padi yang sudah siap panen mulai pertengahan Ramadhan, menjelang lebaran hingga usai lebaran.

Generasi muda di Purwojati Banyumas, sudah sangat langka mencari seorang Petani tenaga muda usia produktif antara 18 – 40 an.

Begitu juga terjadi pada keluarga saya (Mertua, adik dan kakak Ipar) mereka semua bertani. Giliran akan memanen padinya, kebingungan mencari tenaga.

Rupanya kota Metropolitan berhasil menarik tenaga-tenaga muda, dari berbagai kalangan dan latar belakang pendidikan. Baik yang hanya bekal lulusan SD-SMP, SMA/SMK dan para Sarjana semua mengadu nasib di kota-kota besar.

Kondisi ini, apabila generasi mudanya tidak mau bertani lagi, ini merupakan ancaman, kelak 5-10 tahun akan datang siapa lagi yang akan menggantikan para petani yang usianya tua (sepuh), tidak produktif lagi untuk bertani menggarap sawah dan ladangnya.

Apabila pemerintah tidak serius memperhatikan nasib para Petani, beberapa tahun yang akan datang, bisa menjadi ancaman ketahanan pangan di Indonesia.

Sudah semestinya pemerintah berupaya serius, memberikan berbagai kemudahan kepada para Petani berupa :

– bantuan pinjaman lunak.

– pupuk murah

– obat hama murah

– pelatihan-pelatihan gratis kepada generasi muda.

– menghargai hasil panennya dengan harga standar.

– menekan atau mengurangi kebijakan impor beras dari luar negeri.

Anto adalah salah satu potret, generasi muda, yang sangat diandalkan tenaganya dikampungnya. Disamping masih muda, tenaganya sangat kuat, sanggup memanggul 1 karung padi basah dengan ringan dan mudah. Saya tidak bisa membayangkan apabila tidak adalagi Anto-anto yang lain, sungguh bangsa ini kelak menghadapi ancaman ketahanan pangan.

Panen Raya padi Banyumas, Pandan Wangi, Mekongga Intani

 

Purwojati, Banyumas, 19 Juni 2018 M

05 Syawal 1439 H.

Kontributor

Abu Mufid.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *